Dijaman kolian Belanda dan Eropa yaitu
pemerintah Verenigde Oos Indiche (V.O.C) tahun 1803 M. tatanan ketataprajaan
V.O.C dirubah dengan peraturan Raffles.
Raffles adalah gubernur bangsa Inggris yang ditugaskan ke Indonesia pada tahun 1811 s/d 1819
M. sebagai wakil pemerintah jajahan Inggris.
Pada pemerintahan Raffles ada salah satu
Demang yang bernama Centong yang bekedudukannya di Tarikolot Mirat, dan
memiliki kekuasan wilayah yaitu, Leuwimunding, Cibatur Ciparay, Cirabak Mirat,
Leuwibadak Leuwikujang, yang dipimpin oleh Mbah Kuwu Dukuh.
Sehingga pada tahun 1830 terjadi proses
pemekaran wilayah :
1. Leuwimunding
menjadi : Desa
Leuwimunding
2. Cibatur
Ciparay menjadi : Desa
Ciparay
3. Cirabak
menjadi : Desa
Cirabak
4. Leuwibadak
Leuwikujang menjadi : Desa Leuwibadak
Pada waktu itu Desa Cirabak
dipimpin oleh Kuwu Asdawi dari tahun
1830 M sampai dengan tahun 1852 M. sehingga pada tahun 1853 Desa Cirabak
dipindahkan ke Tarikolot dan menjadi Desa Tarikolot yang dipimpin oleh Kuwu Raban Rabun dari tahun 1853 sampai
dengan 1861.
Demang Centong yang awalnya
berkedudukan di Tarikolot pada tahun 1853 dipindahkan ke Leuwimunding menjadi ONDER DISTRIC /Distric Leuwimunding dengan kata lain Afdeling/Regenschaf. Majalengka
Resident – Cirebon
Wets Java Nederland
Indisch Guvernement.
Dan pada tahun 1862 M Desa Tarikolot
dipindahkan ke utara ke wilayah Mirat sehingga menjadi Desa Mirat sehingga
menjadi Desa Mirat yang dipimpin oleh Kuwu
Juli dan memiliki batas batas desa yaitu :
1. Sebelah
Barat berbatasan dengan Desa Leuwimuding
2. Sebelah
Utara berbatasan dengan dengan Dukuh Sepat
3. Sebelah
Timur berbatasan dengan Pagergunung
4. Sebelah
Selatan berbatasan dengan Leuwikujang
Mirat dulunya hutan terus
dijadikan sawah dan kebun pada jaman perlawan rakyat dan penjajah, atas
kerjasama tokoh pejuang bangsa dan tokoh
Ulama Mirat yaitu :
Tokoh
masyarakat
1. Nini
Mirah
2. Aki
Mirah
3. Buyut
Juba
4. Buyut
Puser
Tokoh
Ulama
1. Buyut
Dadi
2. Buyut
Tuba
Ke enam tokoh tersebut tak
kunjung padam melawan penjajah untuk merdeka, Nini Mirah Aki Mirah, Buyut Juba,
Buyut Puser sambil mengadakan perlawanan terhadap penjajah tak kenal lelah
membabat hutan sehingga menjadi kampung yang diberi nama Mirat. Buyut Dadi
mendirikan Pondok Pesantren dikampung Banada Mirat Buyut Tuban mendirikan
Pondok Pesantren di Dukuh Mentik Mirat.
Pada tahun 1861 M Mirat
dijadikan Desa Mirat yang dipimpin oleh Kuwu Yang bernama Juli.
Tahun 1862 – Kuwu Desa Mirat Oleh Padma (1
hari)
Tahun 1862 – 1869 Kuwu Desa Mirat oleh
Maskin
Tahun 1870 – 1881 Kuwu Desa Mirat oleh Ego
Tahun 1882 – 1908 Kuwu Desa Mirat oleh Uri
Tahun 1909 – 1922 Kuwu Desa Mirat oleh Ego
Tahun 1923 – 1950 Kuwu Desa Mirat oleh Abreg
Tahun 1951 – 1969 Kuwu Desa Mirat oleh
Ningrum
Tahun 1970 – 1971 Kuwu Desa Mirat oleh
Samsudin (Raksa Bumi)
Tahun 1972 – 1983 Kuwu Desa Mirat Omang
Durahman
Tahun 1984-1992 Kuwu M Jaelani Yusuf
Tahun 1993- Mamun Abudl Rosyid BA ( Pe3jabat
Dari Kecamatan )
Tahun 1994-1996 Kuwu Dedi Sudiadi
Tahun 1997-1998 ( Pejabat Dari Kecamatan )
Tahun 1999-2003 ( Pejabat Raksa bumi )
Tahun 2003-2013 Kuwu Sunarta
Tahun 2013-Sekarang Kuwu Amat
Pada tahun 1982 Desa Mirat
di mekarkan menjadi dua Desa menurut perintah dari pemerintah daerah tahun 1980
pada waktu itu kuwunya Oman Durahman.
Desa
Mirat, batas batasnya :
Utara
berbatasan dengan : Desa
Parungjaya
Barat
berabtasan dengan : Desa
Leuwimunding
Selatan
berbatasan dengan : Desa
Leuwikujang
Timur
berbatasan :
Desa Pager Gunung
Adapun susunan pamong Desa
dari masa ke masa :
I. Kuwu
Ambreg
1. Juru
Tulis : E Madsari , Wasdi
2. Raksabumi
: Pitok
3. Kepala :
Jaki, Wasma, Duta
4. Ngalambang
: Ayadi
5. Capgawe
: Ngabihi
6. Lebe
: Enco
II. Kuwu
Ningrum
1. Juru
Tulis : M
Jaelani Yusuf, Solihin
2. Raksa
Bumi : Warjaya
3. Kepala
: Rastam, Karmawi,
K. Zaenudin
4. Ngalambang
: Mustofa
5. Capgawe
: Casmita
6. Lebe
:
Samsuri, Endo
III. Kuwu
Omang Durahman
1. Juru
Tulis : M.
Jaelani Yusuf, Ahmad
2. Raksa
Bumi : Iryah
3. Capgawe
: Suminta
4. Kapala
: Adnawi,
Rantawi
5. Ngalamabang
: Warjaya
6. Lebe
:
Nuryaman, Hasim
IV.
Kuwu M. Jaelani Yusuf
1. Juru
Tulis :
Suwarya, Rahmat
2. Raksa
Bumi : Iryah
3. Capgawe
: Dulsaleh
4. Kaur
Ekbang : Arta
Sugiarto
5. Kapala
: Rahmat,
Suhaman
6. Lebe
: Nuryaman
V.
Kuwu Dedi Sudiadi
1. Juru
Tulis : Rahmat
2. Raksa
Bumi : Dulsaleh,
Nawo Adnawi
3. Capgawe
: Arta Sugiarto
, Marjuki
4. Ngalambang
: Nenda
5. Kapala
: Suhaman
6. Lebe
:
Samhudi, Aja Jaenudin
VI.
Kuwu Sunarta
1. Juru
Tulis : Arta
Sugiarto
2. Raksa
Bumi : Dulsaleh,
Ono Haryono
3. Ngalambang
: Suhaman , MD Yayat
Hidayat
4. Kapala
: Saikun,
5. Lebe
: Abdul
Malik
6. Kadus
1 : Asep
Nandar H
kadus 2 : Samsu
kadus 2 : Samsu




